Category: Puisi


Puisiku

he he he …..

saat penat, saat yang tepat untuk rehat ….

ternyata merenung sejenak

bisa tulis puisi empat

yang ini tidak termasuk puisi, ingat anak-anak ngaji di rumah mau ngadain peringatan maulid Nabi Muhammad shallallaahu alaihi wasallam. salah satunya dengan pentas seni islami, lahirlah puisi-puisi ini.

aku bagi juga deh untuk yang mampir di sini ….

tapi jangan lupa cantumin sumbernya ….

he he he ….

Cita-cita

Kugantungkan cita kami

sampai ke ujung tujuh langit

Kami panjatkan do’a ini

Kepada ALLAH yang maha tinggi

Jika lepas jiwa raga ini

ingin meraih cita – cita tertinggi

Yaa …. ALLAH

karuniakan bagi kami prestasi

untuk kebahagiaan di bumi

Yaa … ALLAH

berikan rahmat untuk kami

agar bahagia di akhirat nanti

Robbana atina fiddunya hasanah

wa fil-aakhiroti hasanah

wa qina azabannar

amiiin

by : goosleem, Rabi’u Tsani 1431

Harapanku

Kuingin menjadi

anak yang mengabdi

pada ALLAH yang maha suci

Kuingin menjadi …..

anak yang terpuji

mencontoh kemuliaan Nabi

Kuingin menjadi ….

anak yang berarti

dengan ilmu dan pekerti

Kuingin menjadi ….

anak yang terbaik

dalam prestasi dan kreasi

Ya …. ALLAH harapanku ini

semoga KAU ridho-i

by : goosleem, Rabi’u Tsani 1431

Rasulullah idolaku


Kukenang engkau wahai rasulullah

kenangan yang tak akan kulupakan

tak akan lepas dalam ingatan

walau dari kecil telah yatim

tak menghalangi kehebatanmu

semua akhlakmu adalah kebaikan

pengabdianmu kepada ALLAH

menjadikan hidayah penerang dunia

mengubah kegelapan jaman

menjadi terang dengan ISLAM

Wahai Rasulullah

engkau mencintai umatmu

sampai akhir kehidupanmu

Ya …. Rasulullaah engkau teladanku

ingin aku seperti dirimu

Ya …. ALLAH

sampaikan salamku kepada idolaku

Nabi Muhammad Shollallohu alaihi wasallam

by : goosleem, Rabi’u Tsani 1431

IBU …. sungguh luas kesabaranmu

selama waktu mengandungku

IBU …. pengorbananmu sungguh besar

lelah raga tidak kau rasa

IBU …. sungguh kasihmu tak bertepi

senyum dan bahagia di hati

menyambut kehadiranku dipangkuan

IBU … kasih dan sayangmu padaku

adalah jasa yang tak akan terbalas

adalah hutang yang tak akan terbayar

sungguh banyak yang telah aku terima

Darimu …. wahai ibu

IBU … hanyalah do’a yang kulantunkan

semoga engkau tetap bahagia

hanyalah maaf yang kupinta darimu

karena aku banyak menyakitimu

aku ingin engkau tahu

aku mencintaimu

by : goosleem, Rabi’u Tsani 1431

Blog pada WordPress.com. | Tema: Motion oleh volcanic.
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.