Selagi pulang kampung Hari Raya Idul Fitri 1432 H kemarin ke Cianjur, saya dan keluarga sempatkan mengunjungi tempat-tempat rekreasi. Salah satunya adalah Taman Bunga Nusantara, yang lokasinya berada di Jalan Mariwati Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, cek petanya di sini :


View Larger Map

Kalo lihat peta perjalanan dari arah Jalan Raya Puncak atau dari Bogor dapat ditempuh melalui jalan Hanjawar, jalan akses yang sama dengan Kota Bunga. Saya kebetulan sedang jalan-jalan “backpacker-an” dari arah Cianjur. Dari Pasar Cipanas naik angkutan kota jurusan Mariwati, atau sebut saja “Taman Bunga”, pasti akan ditunjukkan angkot yang sama. Perjalanan melewati perkampungan, pasar dan kompleks villa serta perkebunan tanaman hias dan sayuran sebelum akhirnya sampai di gerbang Taman Bunga Nusantara.

angsa raksasa

patung angsa penjaga gerbang taman

Di gerbang depan taman ada patung angsa raksasa dalam pose terbang. Pantang melewati setiap moment, jadilah potret awal perjalanan ke Taman. Karcis Masuk ke Taman seharga Rp. 20.000 jika tidak menggunakan kereta Wara-Wiri, Rp 25.000 jika menggunakan kereta Wara-Wiri atau mobil Trem. Kami memilih menggunakan kereta Wara-Wiri. Kereta ini mengangkut penumpang setiap 1 jam sekali, mengantarkan pengunjung berkeliling taman dengan pemandu yang menerangkan setiap objek yang dilewati. Hamparan bunga yang ditata menyerupai pola karpet/permadani adalah pemandangan yang dilewati pertama kali. Hamparan permadani ini ada dua mengapit jam raksasa.

Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan melewati berbagai karakter binatang dan budaya yang diselimuti oleh bunga aneka warna. Ada dinosaurus, kelinci, bebek, barong Bali. Melewati taman dengan tipe sesuai dengan daerah asalnya dan tipe arsitekturnya, ada taman Amerika, Taman Yunani, taman Jepang, Taman Bali.

           

Ada juga arena permainan untuk keluarga:  bom-bom car sradak-sruduk, mobil atv, kereta api mini, carousel, bola air, bubble, arena mandi bola. Ada juga kolam pancing dan kuda tunggang. Untuk menikmati hiburan di arena ini kita harus membayar lagi sesuai dengan permainan yang diinginkan.

Jangan lupa untuk melihat-lihat bunga dan cara menanam tanaman hias lain di rumah kaca, melihat angsa hitam berenang di danau Dewi Kunti -karena disini ada patung kepala dewi Kunti, Air Mancur yang dapat menari sesuai irama yang mengiringi, dan ada taman labirin. Di taman labirin ini kita harus mencari jalur untuk menuju ke taman tengah labirin yang indah. Jika tersesat ada orang yang membantu mengarahkan dari menara pandang.

Akhir perjalanan di Taman ini adalah melihat burung merak raksasa, yang ekornya terhampar dengan hiasan warna-warni bunga.